MENGURANGI BENGKAK KARENA MEMAR

Musibah datang tak terduga, ada kalanya jatuh, terkilir, terbentur saat kecelakaan dan lain sebagainya.  Jangan kaget bila selang benerapa sehari setelah kejadian, bagian yang memar mengalami pembengkakan.

Langah-langkah yang harus dilakukan saat terjatuh atau terbentur sesuatu dengan keras:
1.  Bawa ke ahlinya (tukang urut).
Pada dasarnya semua orang bisa membetulkan posisi urat yang bergeser dari posisinya saat terbentur.  Perbedaannya pada kemantapan hati dan pengalaman masing-masing dalam mengurut.  Maka daripada ragu-ragu, lebih baik meminta tolong seseorang yang biasa mengurut untuk membetulkan otot yang berubah posisi karena benturan itu.
2. Balur bagian yang memar dengan beberapa jenis ramuan antara lain:

*OBAT LUAR

a. Resep Ke-1

Bahan-bahan: Batang sereh, Buah pala, Lada hitam “bulat”, Gula merah aren, Jahe merah, Sedikit minyak sayur.

Cara membuat: Campur semua bahan jadi satu dengan perbandingan 1:1, lalu haluskan. Tempelkan di tempat yang bengkak. Diamkan selama semalaman.

b.  Resep Ke-2

Bahan obat: Lidah buaya (dagingnya), daun sirih, daun paria, daun asam, daun cabai

Cara membuat: Campur semua bahan jadi satu, lalu haluskan.  Tempelkan di tempat yang bengkak.  Diamkan selama lebih kurang dua jam.  Bersihkan dengan lap hangat

b. Resep Ke-3

Bahan-bahan: Asam dapur, Garam halus, Minyak kelapa.

Cara membuat: Ambil asam dapur, lalu beri sedikit garam halus, lalu masukkan minyak kelapa secukupnya.  Aduk-aduk dan remas-remas sampai merata dan semua bahan tadi tercampur rata, gosokkan secara perlahan-lahan ditubuh yang mengalami salah urat atau terkilir itu, lakukan rutin sebelum tidur dan pagi dicuci dengan air hangat saat bangun tidur

c. Resep Ke-4

Bahan-bahan: 2 batang serai, 3 butir kemiri yang telah dibuang kulitnya

Cara membuat: Tumbuk batang serai hingga hancur, kemudian dicampur dengan kemiri dan sedikit air. Simpan pada wadah panas api, lalu panaskan di atas perapian hingga hangat-hangat kuku. Ambil air hasil pemanasan tersebut dan balurkan pada bagian yang terkilir. Sisa airnya kompreskan dan balut dengan menggunakan kain yang bersih agar sari-sarinya bisa meresap ke dalam kulit. Ganti baluran pada hari berikutnya.

d.  Resep Ke-5

Bahan-bahan:  Sebuah rimpang kencur,  Segenggam beras yang sudah direndam air

Cara membuat: Kedua bahan tadi digerus sampai halus dan tambahkan air secukupnya.  Bahan tadi dijadikan param atau bedak pada bagian yang sakit.

e. Resep Ke-6

Kucai dan jahe masing – masing secukupnya dicuci dan ditumbuk hingga halus, lalu dicampur dengan tepung terigu yang telah disangrai. Setelah itu, tambahkan arak putih secukupnya, diaduk-aduk, kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit.

f.  Resep Ke-7

Kencur, jahe dan lengkuas masing-masing secukupnya dicuci dan diparut, tambahkan beras yang telah ditumbuk dan asam jawa yang telah dihaluskan, campur dengan minyak serai, diaduk lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang keseleo.

*RAMUAN DALAM DAN LUAR

g. Resep Ke-8

Daun gandarusa dan temu putih dicuci dan dihaluskan, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk pemakaian dalamnya dapat digunakan 15 gram daun gandarusa kering atau 30 gram yang segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum. 

h. Resep Ke-9

1-2 genggam umbi garut, dibersihkan dan dibuang kulit terluarnya yang keras (sulit diparut).  Parut umbi garut dengan parutan kelapa.  Tempelkan pada bagian yang memar, bungkus dengan perban gips elastis.

i. Resep Ke-10

20 butir beras ketan hitam, 10 lembar daun ki urat, 3 butir rimpang kencur.  Bahan ditumbuk halus dan lumat.  Lulurkan pada bagian cidera.

*RAMUAN DALAM (Ramuan dalam bukan untuk ibu hamil dan menyusui)

j. Resep Ke-9

15-30 gram daun dewa segar, 25 gram temu hitam, dan 25 gram temulawak, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air rebusannya diminum hangat-hangat.

k. Resep Ke-10

10 gr umbi daun dewa kering + 2-3 kuntum bunga mawar + direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum. 

Ramuan dalam bukan untuk ibu hamil dan menyusui

3.  Kompres bagian memar dengan es, 2-20 menit untuk mengurangi panas suhu akibat memar
4.  Kompres dengan air hangat saat bengkak sudah berkurang
5.  Lakukan pemijitan halus untuk memperlancar peredaran darah 
6. Tinggikan bagian bengkak untuk melancarkan peredaran darah.

Selamat mencoba, semoga lekas sembuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIMULASI PERTEMUAN XI

KHUTBAH JUM'AT-FAIDAH DAN HAKIKAT TAQWA

PERTEMUAN X SIMULASI (MC)